JURUAGANQQ BERITA TERKINI | MANFAAT PARE UNTUK KESEHATAN
Pare, dengan mendengar namanya saja kebanyakan orang sudah ampun-ampun, merasa takut bahkan mungkin merasa sangat jijik. Bukan karena pare menakutkan, tapi karena rasa pare yang pahit sehingga membuat banyak orang tidak menyukainya.
Ya seperti itulah pare, diantara sebagian orang yang menganggapnya sebagai bahan makanan sehat dan nikmat tetap saja sebagian orang lainnya mengganggap kalau pare adalah bahan makanan yang mesti dihindari karena rasa pahitnya.
Pare merupakan sayuran yang pastinya tidak asing lagi bagi Anda. Pare ini mudah ditemui dimana saja, baik di pasar tradisional sampai supermarket sekalipun, akan tetapi mungkin hanya sedikit orang yang menaruh pare di keranjang belanjaannya.
Pare bisa Anda temukan di daerah tropis, tumbuh liar di tanah terlantar, dibudidayakan atau ditanama di halaman dengan dirambatkan di pagar, untuk mengambil buah. Selain itu pare juga tumbuh dengan baik di dataran rendah. Pare dapat tumbuh di daerah atau tempat yang agak teduh karena pare tidak memerlukan banyak sinar matahari.
Pare sangat terkenal dengan rasa pahitnya. Akibatnya, banyak orang yang memilih untuk tidak mengkonsumsi pare. Padahal pare memiliki banyak manfaat bagi tubuh Anda, mengandung sifat yang luar biasa dan dapat mengobati berbagai penyakit.
Kebanyakan orang tidak suka memakan sayuran ini karena cara penyajian yang salah. Tapi tahukah Anda ternyata di balik rasanya yang pahit, pare menyimpan sejuta manfaat bagi kesehatan manusia?
Faktanya daun pare mengandung zat pahit, minyak lemak, asam damar, protein, zat besi, kalium, fosfor, vitamin A, vitamin B1 dan vitamin C yang terkandung dalam pare, dapat membantu Anda menjaga kecantikan kulit.
Selain itu pare mampu mencegah timbulnya bintik hitam di kulit yang diakibatkan oleh sinar matahari, pare juga dapat mencegah munculnya kerutan di wajah sehingga membuat wajah tampak muda.

Sementara pada akar, akar pare mengandung asam dan aleonolat momordial asam. Bijinya mengandung saponin, alkaloid, triterprenoid, dan asam momordial. Di beberapa negara seperti Jepang, Korea dan China, selain dibuat makanan, pare juga digunakan untuk pengobatan.
Pare bermanfaat seperti obat demam, obat diare, dan juga digunakan sebagai penangkal dalam hal keracunan makanan. Bahkan pare juga berkhasiat melawan sel kanker dan menurunkan kadar gula. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas Saint Louis di Amerika Serikat, pare terbukti mampu membunuh sel kanker sehingga pare dapat mencegah kanker payudara.
Pare dapat memperlambat virus HIV-AIDS. Biji pare mengandung zat yang menurut professor riset dari New York, Amerika Serikat, pare ternyata dapat memperlambat perkembangan virus HIV-AIDS yang mematikan.
Cara Mengolah Pare
Dari sekian banyak manfaat pare, ada baiknya sayuran yang satu ini dijadikan sebagai salah satu hidangan keluarga. Tapi memang masalahnya orang menghindari pare karena rasa pahitnya. Namun, jangan putus asa. Cobalah untuk mempraktikkan tips berikut.

Bila Anda ingin memasak pare, pertama remas-remas pare yang telah dipotong-potong dalam larutan garam selama beberapa menit. Setelah itu, cuci pare dengan air bersih, dan pare pun siap untuk dimasak.
Jika diolah dengan benar maka pare akan sangat nikmat untuk dikonsumsi, apalagi jika dihindangkan dengan bahan makanan lain yang sedikit pedas hmm rasa pahitnya tidak akan terasa.

Tidak suka dengan pahitnya pare? Jangan menghindarinya karena alasan itu. Karena Anda dapat mengatasi rasa pahit pare dengan tips diatas. Jadi, cobalah untuk memasukkan pare ke daftar menu harian Anda, dan selamat menikmati.

Ya seperti itulah pare, diantara sebagian orang yang menganggapnya sebagai bahan makanan sehat dan nikmat tetap saja sebagian orang lainnya mengganggap kalau pare adalah bahan makanan yang mesti dihindari karena rasa pahitnya.
Pare merupakan sayuran yang pastinya tidak asing lagi bagi Anda. Pare ini mudah ditemui dimana saja, baik di pasar tradisional sampai supermarket sekalipun, akan tetapi mungkin hanya sedikit orang yang menaruh pare di keranjang belanjaannya.
Pare bisa Anda temukan di daerah tropis, tumbuh liar di tanah terlantar, dibudidayakan atau ditanama di halaman dengan dirambatkan di pagar, untuk mengambil buah. Selain itu pare juga tumbuh dengan baik di dataran rendah. Pare dapat tumbuh di daerah atau tempat yang agak teduh karena pare tidak memerlukan banyak sinar matahari.
Pare sangat terkenal dengan rasa pahitnya. Akibatnya, banyak orang yang memilih untuk tidak mengkonsumsi pare. Padahal pare memiliki banyak manfaat bagi tubuh Anda, mengandung sifat yang luar biasa dan dapat mengobati berbagai penyakit.
Kebanyakan orang tidak suka memakan sayuran ini karena cara penyajian yang salah. Tapi tahukah Anda ternyata di balik rasanya yang pahit, pare menyimpan sejuta manfaat bagi kesehatan manusia?
Faktanya daun pare mengandung zat pahit, minyak lemak, asam damar, protein, zat besi, kalium, fosfor, vitamin A, vitamin B1 dan vitamin C yang terkandung dalam pare, dapat membantu Anda menjaga kecantikan kulit.
Selain itu pare mampu mencegah timbulnya bintik hitam di kulit yang diakibatkan oleh sinar matahari, pare juga dapat mencegah munculnya kerutan di wajah sehingga membuat wajah tampak muda.
Sementara pada akar, akar pare mengandung asam dan aleonolat momordial asam. Bijinya mengandung saponin, alkaloid, triterprenoid, dan asam momordial. Di beberapa negara seperti Jepang, Korea dan China, selain dibuat makanan, pare juga digunakan untuk pengobatan.
Pare bermanfaat seperti obat demam, obat diare, dan juga digunakan sebagai penangkal dalam hal keracunan makanan. Bahkan pare juga berkhasiat melawan sel kanker dan menurunkan kadar gula. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas Saint Louis di Amerika Serikat, pare terbukti mampu membunuh sel kanker sehingga pare dapat mencegah kanker payudara.
Pare dapat memperlambat virus HIV-AIDS. Biji pare mengandung zat yang menurut professor riset dari New York, Amerika Serikat, pare ternyata dapat memperlambat perkembangan virus HIV-AIDS yang mematikan.
Cara Mengolah Pare
Dari sekian banyak manfaat pare, ada baiknya sayuran yang satu ini dijadikan sebagai salah satu hidangan keluarga. Tapi memang masalahnya orang menghindari pare karena rasa pahitnya. Namun, jangan putus asa. Cobalah untuk mempraktikkan tips berikut.
Bila Anda ingin memasak pare, pertama remas-remas pare yang telah dipotong-potong dalam larutan garam selama beberapa menit. Setelah itu, cuci pare dengan air bersih, dan pare pun siap untuk dimasak.
Jika diolah dengan benar maka pare akan sangat nikmat untuk dikonsumsi, apalagi jika dihindangkan dengan bahan makanan lain yang sedikit pedas hmm rasa pahitnya tidak akan terasa.

Tidak suka dengan pahitnya pare? Jangan menghindarinya karena alasan itu. Karena Anda dapat mengatasi rasa pahit pare dengan tips diatas. Jadi, cobalah untuk memasukkan pare ke daftar menu harian Anda, dan selamat menikmati.


Comments
Post a Comment