JURAGANQQ BERITA TERKINI | Apa yang Akan Terjadi Pada Tubuh Jika Kita Tidak Makan Gula Sama Sekali?

Gula termasuk dalam bahan makanan favorit segala usia. Rasa manisnya bisa dengan mudah melezatkan setiap masakan dan minuman. Namun, dampak kesehatan yang diakibatkan dari konsumsi gula, tidak semanis rasanya. Oleh karena itu, tidak sedikit orang yang memutuskan untuk tidak lagi makan gula demi menghindari efek buruknya.
Tubuh yang sehat membutuhkan asupan gula, tentunya dalam batas yang normal. Tidak berlebihan dan tidak kekurangan. Pasalnya, setiap sel-sel tubuh membutuhkan gula untuk bekerja. Konsumsi gula dari olahan makanan ataupun minuman yang masuk ke dalam tubuh ini akan diserap ke dalam aliran darah dan diolah menjadi glukosa.
Kondisi ini tentunya akan mengganggu kerja organ-organ dalam tubuh. Bahkan, bisa berujung pada munculnya berbagai komplikasi kesehatan yang serius.
Hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar gula di dalam Anda berada di bawah batas normal atau sangat rendah. Kondisi ini terjadi ketika hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas terlalu banyak atau asupan gula yang menurun sehingga kadar gula yang ada di dalam darah sangat sedikit.
Seseorang dikatakan mengalami hipoglikemia jika kadar gula darahnya kurang dari 70 miligram per desiliter (mg/dL), atau 3,9 milimol per liter (mmol/L). Kondisi gula darah yang rendah ini, sebagian besar terjadi pada diabetesi (orang yang menderita diabetes). Tapi tidak menutup kemungkinan, bisa juga menyerang orang yang tidak memiliki diabetes.
Jika hipoglikemia terjadi pada orang yang sebelumnya tidak memiliki tanda dan gejala diabetes, jangan tunda untuk segera mengonsultasikan pada dokter.
Lalu, apa yang akan terjadi pada tubuh jika tidak makan gula sama sekali?
berhenti makan gula
Otak manusia tidak memiliki tempat penyimpanan glukosa sendiri sehingga semua suplai glukosa tergantung pengiriman dari aliran darah tubuh Anda. Sel-sel di otak termasuk salah satu bagian yang memerlukan sumber energi lebih banyak daripada sel-sel lainnya dalam tubuh. Itu sebabnya, kebutuhan glukosa pada otak cenderung lebih besar.
Namun, yang mungkin belum Anda tahu, gula tak hanya didapat dari gula pasir. Sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, kacang-kacangan, serta umbi-umbian juga mengandung karbohidrat yang dapat dicerna menjadi gula. Bahkan, sumber kabohidrat ini lebih bermanfaat dibanding gula pasir karena kandungan seratnya memungkinkan penyerapan gula oleh tubuh dilakukan secara perlahan-lahan.

Comments
Post a Comment